Inilah Cara Resign dari Tempat Kerjaan yang Anti Mainstream. Mau Coba?

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream - Kalau kamu sudah merasa jenuh sama kerjaan, pasti sudah kepikiran buat resign atau mengundurkan diri. Kamu sudah merasa tak sanggup lagi dengan suasana kerjaan, baik itu kesel sama bos, teman kerja, gaji tidak sesuai, dan lain-lain. Namun, kamu perlu pikir-pikir dulu ya guys kalau mau resign. Pasalnya, masih banyak orang-orang di luar sana yang membutuhkan pekerjaan yang kamu punya sekarang. Baca juga Menghilangkan Jenuh dan Bosan Sama Pekerjaan.

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream
I quit, Boss! via coxblue.com

Kalaupun sudah mantap mau resign, maka kamu harus mengikuti peraturan perusahaan supaya bisa resign. Kan masuk baik-baik, maka keluar juga harus baik-baik. Jangan pakai cara kabur-kaburan dan enggak ada pamitan dulu ya, guys. Karena itu perbuatan pengecut. Nah, biasanya tiap perusahaan ada peraturan masing-masing kalau ada pegawai yang mau resign, tapi ada juga yang enggak. Selain itu, ada juga saat kamu bilang mau resign, bos kamu tidak mengizinkannya atau bahkan berusaha mencegah supaya kamu jangan resign.

Kalau kamu kebetulan kerja di tempat yang memang enggak ada aturan buat resign dan bingung caranya, entah itu takut bilangnya, enggak enak sama bos, dan alasan lain, berikut Arimpi.Com kasih kamu tips cara resign dari tempat kerjaan yang dijamin anti mainstream. Yuk cek saja.


1. Bawa orang buat penggantinya, lalu bilang ke bos

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream
Bawa orang pengganti biar bos enggak panik via huffpost.com

A: "Bos, saya mau resign. Nih, saya bawa penggantinya."
B: "What?!"
Zaman sekarang, ketika kamu mau resign pasti malas kalau disuruh cari pengganti. Biasanya ada tempat kerja yang mewajibkan karyawannya untuk mencari penggantinya kalau mau resign, tapi ada juga yang tidak. Nah, daripada kamu ditanya-tanya kenapa mau resign dan bikin bingung bos, mending kamu bawa langsung saja penggantinya. Kalau sudah begitu, bos kamu akan langaung mengizinkan kamu resign. Tapi, kamu harus cari orang dulu sebelum bilang mau resign.


2. Mengajak orang tua sebagai alasan dan bukti kuat untuk resign

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream
Saya resign, tanyakan saja sama orang tua saya, Bos via huffpost.com

A: "Bos, kata mama saya, saya harus resign. Kalau enggak percaya, nih tanya saja. Mumpung ada orangnya."
B: "What?!"
Kalau kamu sudah bawa orang tua, bos kamu bakalan bingung mau bilang apa. Apalagi kalau usia orang tua kamu lebih tua dari si bos. Dia bakal jawab iya iya saja dan langsung mengizinkan kamu buat resign.


3. Kalau sudah akrab dengan bos, datangi saja rumahnya

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream
Datang ke rumah bos hanya untuk bilang resign via thestar.com

A: "Permisi, Bos. Maaf saya ganggu malam-malam datang ke rumah."
B: "Wah, tumben malam-malam datang. Ayo masuk."
A: "Saya mau resign, Bos."
B: "What?!"
Di saat bos kamu sudah kedatangan tamu kayak kamu, pasti dia senang. Apalagi kamu dan dia sudah dekat. Tapi, kalau kamu bilangnya mau resign, dia pasti kecewa. Tapi, mau bagaimana lagi, kekecewaan pasti akan terjadi. Nah, kamu jelaskan saja apa yang bikin kamu mau resign dari tempat kerja, dan ceritakan dengan baik-baik. Bos kamu pasti akan mengerti kok. Baca juga Profesi Cowok yang Dianggap Keren di Mata Cewek.


4. Habis terima gaji, langsung bilang resign

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream
Mumpung pas waktunya via aboutislam.net

A: "Ini gaji kamu bulan ini."
B: "Terima kasih, Bos. Saya mau resign."
A: "What?!"
Mungkin hal yang kayak gini udah banyak yang melakukannya. Mereka langsung bilang resign pas terima gaji. Padahal, sebelumnya tidak bilang apa-apa. Idealnya, jika mau resign itu bilang dulu beberapa hari sebelum keluar. Namun, karena faktor tidak enak atau takut dari karyawannya, makanya bilangnya dadakan. Tapi, kalau kamu pakai cara ini, bos kamu bisa shock karena dadakan.


5. Cerita ke teman yang biang gosip

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream
Manfaatkan teman yang hobi gosip via trainingmagazine.ae

A: "Aku mau resign bulan depan, guys."
B: "Loh, kenapa?"
A: "Mau pindah. Tapi jangan bilang ke bos dulu, ya."
B: "Mantap!"
Kalau kamu bilangnya ke orang yang suka gosip, apakah kamu yakin kalau dia enggak bakal cerita ke bos? Nah, di situlah strateginya. Kalau kamu bilang ke teman biang gosip, otomatis teman kamu akan cerita ke bos, dong. Dengan begitu, bos kamu akan tahu dengan sendirinya. Nah, nanti pas kamu bilang mau resign, rasanya tidak akan tegang karena bos kamu sudah tahu, walaupun kamu belum bilang. Kan beda rasanya memberitahu hal yang belum tahu dengan hal yang sudah tahu. Baca juga Menghadapi Gosip Orang di Sekitarmu.


6. Ajak bos makan di kafe, lalu eksekusi

Cara resign dari tempat kerjaan yang anti mainstream
Traktir, lalu resign via shutterstock.com

A: "Tumben banget kamu ajak saya ke kafe. Pasti mau bujuk supaya naik gaji ya?"
B: "Enggak, Bos. Saya justru mau resign."
A: "What?!"
Kalau kamu mau keluarin modal dikit, dan paling anti mainstream yang karyawan manapun enggan buat melalukannya, ya ajak bos ke kafe dan traktir dia. Syukur-syukur kalau dia yang nawarin buat traktir. Kalau sudah ngobrol di kafe kan pasti tenang tuh. Suasananya beda dengan saat di kantor atau tempat kerja. Setelah itu, baru deh kamu utarakan maksud kamu. Hampir mirip dengan saat kamu mendatangi rumah bos.


Itulah beberapa cara resign dari tempat kerja yang pastinya anti mainstream. Ingat ya guys, kalau memang mau resign harus dibicarakan baik-baik meskipun caranya anti mainstream. Karena masuk baik-baik, keluar juga baik-baik. Kalau ada tambahan lagi, silakan di komentar ya, guys.

0 Response to "Inilah Cara Resign dari Tempat Kerjaan yang Anti Mainstream. Mau Coba?"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan relevan dengan artikel, juga tidak mengandung unsur SARA, kebohongan, provokasi, link aktif, serta pornografi. Jika ada yang melanggar akan segera dihapus. Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel