Inilah Manfaat Luar Biasa dari Daun Kelor

Advertisement


Baca Juga


Advertisement

Manfaat daun kelor - Tahukah kamu sama daun kelor? Daun yang biasa terdapat dalam peribahasa 'Dunia tak selebar daun kelor' ini ternyata memiliki banyak manfaat. Moringa oleifera, nama latin dari kelor ini memang tak banyak diketahui khasiatnya. Kalaupun digunakan, kelor tak jauh-jauh dari citranya yang melekat dengan hal-hal yang berbau mistis dalam masyarakat Indonesia. Misalnya, sebagai penangkal ilmu hitam ataupun penangkal setan.

Manfaat daun kelor
Daun kelor via thedetoxdiva.com

Namun ternyata, tumbuhan satu ini sudah dikenal sebagai salah satu sumber pangan yang penuh gizi dan nutrisi. Bahkan daun ini telah dikenal di seluruh dunia sebagai The Miracle Tree, karena mengandung banyak gizi yang luar biasa.

Tanaman kelor awalnya berasal dari India sub-Himalaya, Pakistan, Bangladesh, dan Afganistan. Pohon ini juga sudah lama digunakan oleh orang-orang Romawi kuno, Yunani, dan Mesir selama berabad-abad sebagai obat tradisional dan industri. Negara-negara lain seperti India, Ethiopia, Filipina, dan Sudan juga sudah menganggap tanaman ini sebagai tanaman yang penting. Daun kelor juga sangat dianjurkan sebagai nutrisi alami untuk daerah tropis, karena daunnya tumbuh rimbun di saat musim kemarau saat bahan makanan lain mulai langka.

Di Filipina, daun kelor dikonsumsi sebagai sayuran dan untuk meningkatkan jumlah air susu ibu (ASI) pada ibu menyusui. Bahkan daun ini mendapat julukan mother’s best friend karena kandungan zat gizi mikronya sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, seperti zat besi, magnesium, beta (B3), kalsium, fosfor, zink, dan vitamin C. Dengan kandungan nutrisi yang tinggi tersebut, kelor di Filipina sangat lumrah dijadikan alternatif untuk meningkatkan gizi ibu hamil.

Karena kualitasnya yang bagus ini, membuat pohon kelor menjadi kandidat pangan yang bisa melawan malnutrisi. Dokter Lowell Fuglie misalnya, seorang perwakilan organisasi Church World Service untuk daerah Afrika Barat, juga menggunakan kelor sebagai bahan dasar untuk program nutrisi di Afrika.

Manfaat daun kelor
hasil racikan daun kelor via tophealthnews.net

Sekitar 100 gr daun kelor segar cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian anak usia 1-3 tahun. Selain itu, juga bisa memenuhi sekitar 75% zat besi, protein, kalium, vitamin B, tembaga, dan asam amino esensial. Hanya dengan 20 gram daun kelor saja cukup memberi kebutuhan vitamin A dan C untuk anak.

Selain sebagai pangan alternatif, kelor juga berfungsi sebagai obat herbal berkhasiat, baik itu pada bagian daun, kulit batang, biji hingga akarnya. Berbagai penelitian dan uji klinis tentang fungsi kelor sebagai obat saat ini mulai berkembang, meskipun masyarakat Indonesia belum banyak mengetahui manfaat dan khasiatnya. Beberapa produk kesehatan yang terbuat dari bahan dasar kelor, berfungsi sebagai antibiotik, antiinflamasi, hipotensi, antitripanosomal, antispasmodik, anti-luka, hipokolesterolemia, dan hipoglikemik.

Dari sekian banyak manfaat luar biasanya, satu-satunya kelemahan dari daun kelor adalah mempunyai sifat flatulensi, yakni dapat menyebabkan perut kembung. Hal ini dikarenakan oleh adanya kandungan rafinosa, sukrosa, dan stakiosa dalam daun kelor. Tapi jangan khawatir, sifat flatulensi ini bisa dikurangi melalui proses fermentasi, diantaranya dengan bantuan bakteri Lactobacillus plantarum.

Selain itu, produk minuman yang terbuat dari daun kelor melalui proses fermentasi L. plantarum dan E. hirae, juga bisa membuat minuman tersebut awet disimpan selama 30 hari pada suhu 4°C. Wow, ternyata banyak juga ya manfaat daun satu ini.
Advertisement

Bagikan Artikel Ini

Artikel Menarik Lainnya

« Next
Prev Post
Previous »
Next Post

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan relevan dengan artikel, juga tidak mengandung unsur SARA, kebohongan, provokasi, link aktif, serta pornografi. Jika ada yang melanggar akan segera dihapus. Terima kasih.

Pasang Iklan