Bekerja Sesuai Passion, Kenapa Enggak?

Advertisement

Baca Juga


Advertisement

Bekerja sesuai passion - Setiap orang tentunya memiliki passion yang berbeda-beda. Ada yang memang fokus ke satu passion saja, ada juga yang memiliki banyak passion. Apakah kamu mempunyai passion?

Bekerja sesuai passion
Temukan passion kamu via andrewwoodinc.com

Buat yang belum tahu, passion adalah sesuatu yang kamu tak akan pernah bosan untuk melakukannya, yang kamu akan rela menghabiskan waktu demi mencapainya, dan juga kamu tidak memikirkan untung ruginya. Passion ini sesuatu hal yang kamu senangi. Kamu tak perlu lagi merasa jenuh, bosan, dan malas dalam menjalaninya. Sebaliknya, kamu justru akan semangat.

Passion ini berbeda dengan hobi ya. Dilihat dari pengertian di atas, memang memiliki makna yang sama dengan hobi, tapi sebenarnya berbeda. Kalau hobi itu biasanya dilakukan saat senggang, melepas rasa jenuh, atau di saat kamu tidak melakukan apa-apa. Sedangkan passion adalah totalitas, di mana kamu melakukannya dengan sepenuh hati, tak peduli waktu kamu terbuang. Baca juga Hobi yang Bisa Menghasilkan Duit.

Nah, kalau sudah tahu arti passion, pasti setidaknya kamu mempunyai passion walaupun itu satu, bukan? Mustahil kamu tidak mempunyai jenis passion tertentu yang kamu tidak ingin menekuninya.

Sebenarnya, passion ini banyak macamnya, tergantung bagaimana kamu mendalaminya. Dan passion ini bisa kamu jadikan sebagai pekerjaan demi mendatangkan pundi-pundi rupiah. Pastinya itu hal yang menyenangkan, bukan? Coba saja kamu bayangkan, kamu bekerja untuk sesuatu hal yang memang kamu senangi dan tak pernah bosan menjalaninya, kemudian dibayar. Pastinya itu sesuatu yang keren banget. Misalnya, passion kamu adalah sepak bola, maka kamu tak akan pernah bosan bermain sepak bola. Kamu akan terus mengejar impian kamu demi menjadi pemain sepak bola profesional. Bahkan cedera-cedera yang kamu alami saat bermain bola tak menyurutkan semangat kamu untuk menjadi pemain sepak bola.

Tapi, coba saja kalau kamu bekerja tidak sesuai passion, yang ada justru muncul rasa jenuh dan malas-malasan. Apapun yang kamu kerjakan akan sangat terpaksa. Misalnya, passion kamu adalah mengajar sebagai seorang guru, tapi kamu malah bekerja sebagai pegawai kantoran. Tentunya kamu akan cepat jenuh menjalankan pekerjaan kamu. Kamu merasa sangat 'terpenjara' karena tidak bebas, dan ingin sekali rasanya memberontak. Karena itu, tidak ada salahnya kamu bekerja sesuai passion. Justru bekerja sesuai passion ini sangat dianjurkan.

Bekerja sesuai passion
Lakukan apa yang kamu senangi via brand2d.com

"Passion aku tuh bermusik dan band, tapi aku tidak punya uang untuk beli alat musiknya. Mahal-mahal." 
"Passion aku tuh mendalami dunia tata rambut. Aku ingin sekali mendirikan salon. Tapi tidak punya uang. Jadi, aku bekerja saja sebagai buruh."

Mungkin ucapan-ucapan di atas sudah pernah atau sering kamu dengar. Meskipun konteksnya berbeda, tapi intinya sama, yakni memiliki passion namun ada kendala. Sebenarnya, apapun kendalanya, kalau memang kamu bersungguh-sungguh mengejar impian passion kamu, maka kendala itu bisa tersingkirkan.

Misalnya saja, kamu ingin bermusik, tapi tidak punya uang untuk membeli alat-alat musik yang mahal. Kamu bisa memanfaatkan studio musik yang disewakan. Kamu bisa asah skill bermusik kamu di situ. Kalau ada event atau kompetisi musik, kamu bisa ikut. Siapa tahu menang dan hadiahnya adalah alat musik yang kamu idamkan. Dengan begitu, kamu semakin terpacu untuk lebih bermusik lagi, karena kamu memang menyenanginya.

"Ah, passion aku ini enggak bisa menghasilkan uang. Jadi, buat apa bekerja sesuai passion?"

Ucapan di atas mungkin ucapan putus asa. Belum dicoba tapi sudah berpendapat bahwa passionnya itu tidak bisa menghasilkan uang. Jangan salah, kalau kamu memang mau berusaha, dan menggunakan semua kekreativitasmu demi passion tersebut, maka kamu akan mendapatkan uang.

Misal, passion kamu adalah mendaki gunung dan berkaitan dengan alam. Sekilas mendaki gunung memang tidak menghasilkan uang, justru menghabiskan uang. Tapi jangan salah, mendaki gunung bisa menghasilkan uang juga. Misalnya, dengan menggunakan daya kreativitas, kamu membuka jasa panduan mendaki gunung. Kamu mencari klien-klien yang ingin mendaki gunung dan butuh pemandu. Nah, di situ kamu bisa ambil bagian.

Bekerja sesuai passion
Meskipun cuma mendaki gunung, tetap menghasilkan uang via rozendal.co.za

Jadi, jangan terlalu cepat menyimpulkan kalau passion kamu itu tidak menghasilkan apa-apa.

"Aku belum tahu passion aku apa."

Nah, kalau kamu mengalami ini, kamu perlu banyak eksplorasi lagi. Gali lebih dalam apa bakat sebenarnya dari kamu. Apakah kamu berbakat menyanyi, melukis, menulis, bermusik, atau apa? Kamu memang harus mengenali diri kamu sendiri. Ingat, passion ini berbeda dengan hobi ya, jadi kamu harus menemukan hal yang memang kamu mau berkorban untuknya, tidak menyerah, dan tak peduli waktu kamu terbuang, bukan hal yang biasa kamu lakukan.

Jadi, tidak ada salahnya bekerja sesuai passion. Malah justru bekerja sesuai passion itu menyenangkan. Kamu dibayar untuk sesuatu hal yang memang kamu senangi dan sukai, apapun passion kamu. Jadi, apakah passion kamu? Dan sudah sesuai passionkah pekerjaanmu?

Bagikan Artikel Ini

Artikel Menarik Lainnya

« Next
Prev Post
Previous »
Next Post

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan relevan dengan artikel, juga tidak mengandung unsur SARA, kebohongan, provokasi, link aktif, serta pornografi. Jika ada yang melanggar akan segera dihapus. Terima kasih.

Pasang Iklan