Tak Perlu Disedot, Kamu Bisa Mengatasi WC Mampet Dengan Mudah Dan Murah

Mengatasi WC mampet tanpa disedot - Kamu tentunya ada WC di rumah masing-masing, kan? WC yang tiba-tiba mampet memang bukan masalah baru buat kamu. Tapi, adakalanya kamu pasti akan merasa kesal kalau WC sudah mampet. Banyak faktor yang bisa menyebabkan WC tersebut mampet, misalnya terhambat oleh tisu, kotoran, pembalut, pakaian yang tak sengaja masuk, atau bahkan mungkin mainan anak-anak. Mengapa bisa begitu? Biasanya, anak-anak ini membawa mainan kesukaannya saat mandi. Ada kemungkinan mainan tersebut masuk ke dalam lubang WC baik disengaja atau tidak, lalu mampet. Tentu ini akan membuat kamu kerepotan.

Mengatasi WC mampet tanpa disedot
WC yang tersumbat tisu via blesk.cz

Kalau sudah begini, biasanya kamu tak mau repot-repot membersihkannya. Cukup dengan memanggil jasa sedot WC, masalah langsung beres. Namun, menggunakan jasa ini tentunya membutuhkan biaya yang tidak murah. Harganya berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 800.000, tergantung tingkat kemampetannya atau kebijakan perusahaannya. Buat kamu yang hidup serba pas-pasan pastinya harga segitu cukup mahal. Pasti kamu akan berpikir kalau uang tersebut lebih baik digunakan untuk keperluan lain yang lebih penting.

Lalu, bagaimana caranya mengatasi WC mampet tanpa harus menyewa jasa sedot WC? Banyak cara yang biayanya relatif lebih murah dan bisa kamu kerjakan sendiri. Berikut penjelasannya.


1. Sabun cuci piring


Mengatasi WC mampet tanpa disedot
Sabun cuci piring bisa berfungsi ganda via neet-guias.net

Sesuai fungsinya, sabun cuci piring bisa menghancurkan lemak dan kotoran yang menempel di piring. Tak hanya itu, ternyata sabun cuci piring juga bisa membersihkan kotoran dalam WC. Selain itu, sabun cuci piring juga bisa menghancurkan kertas dan tisu yang menyumbat WC. Namun, cara ini tidak berlaku kalau penyumbatnya adalah benda-benda keras. Berikut cara menggunakan sabun cuci piring sebagai pembersih WC.
  • Pertama-tama kamu harus memastikan jika air dalam WC sudah surut. Kalau belum, tunggulah hingga benar-benar surut airnya. Sebab, jika masih ada air, maka kamu akan kesulitan membersihkannya
  • Tuangkan sabun cuci piring (disarankan yang cair) ke dalam WC yang mampet.
  • Masukkan air panas supaya terjadi reaksi dengan sabunnya.
  • Tunggu selama 20 menit.
  • Siram hingga bersih.
  • Lakukan cara tersebut berulang-ulang jika WC masih mampet.


2. Soda kue


Mengatasi WC mampet tanpa disedot
Soda kue tak hanya untuk kue saja via bintang.com

Soda kue yang biasa digunakan sebagai pengembang kue ini ternyata mampu melarutkan kertas, tisu, atau benda-benda lunak penyumbat WC. Akan tetapi, sama seperti sabun cuci piring, soda kue juga tidak bisa melarutkan benda-benda keras yang menyumbat WC. Berikut adalah cara pengaplikasiannya.
  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan air dalam WC sudah benar-benar surut.
  • Tuangkan bubuk soda kue ke dalam WC yang mampet.
  • Tuang air cuka, biarkan bercampur dengan soda kue.
  • Tunggulah hingga berbusa.
  • Jika busa sudah meluap, biarkan hingga beberapa menit.
  • Setelah itu, siram dengan air panas.
  • Jika muncul gelembung-gelembung, itu menandakan bahwa kedua campuran tadi tengah bekerja menghancurkan penyumbatnya. Diamkan saja dahulu selama beberapa jam.
  • Cara ini bisa dilakukan saat jam-jam WC jarang digunakan, semisal waktu malam hari. Jadi, tidak begitu mengganggu proses reaksi yang sedang beelangsung.


3. Soda api

Mengatasi WC mampet tanpa disedot
Penggunaan soda api harus hati-hati via sedotwcjabodetabek.com

Soda api adalah bahan yang umum digunakan untuk mengatasi WC mampet. Nama ilmiahnya adalah Sodium Hidroksida atau Natrium Hidroksida (NaOH). Soda api bisa melarutkan penyumbat organik di dalam WC. Berikut cara menggunakan soda api.
  • Karena soda api ini termasuk bahan kimia yang cukup keras, kamu harus mengutamakan keamanan dahulu sebelum memulai. Gunakanlah sarung tangan karet, masker penutup hidung, buka jendela, dan pintu toilet.
  • Seperti biasa, pastikan air di dalam WC sudah surut. Jika memang penuh, tunggulah dahulu.
  • Tuangkan soda api ke dalam WC.
  • Kamu tidak usah menambahkan air, karena soda api akan bereaksi sendiri dengan air di dalam WC.
  • Diamkan selama 10 sampai 15 menit.
  • Periksa apakah saluran WC masih mampet dengan menyiram air ke dalamnya.
  • Jika masih mampet, ulangi kembali proses di atas dengan durasi yang lebih lama. Bisa 30 menit sampai satu jam, hingga WC benar-benar lancar.


4. Garam

Mengatasi WC mampet tanpa disedot
Garam sangat berguna untuk mengatasi WC mampet via bisnisaceh.com

Garam juga ternyata mampu melarutkan penyumbat seperti kertas dan tisu. Garam yang efektif untuk digunakan adalah garam batu. Jika memang kamu sulit mendapatkannya, kamu bisa juga menggunakan garam dapur biasa yang dicampur dengan soda kue. Berikut cara menggunakannya.
  • Seperti dengan cara yang lainnya, pastikan air di dalam WC sudah benar-benar surut.
  • Tuangkan 500 gram garam batu ke dalam WC. Lakukan juga hal yang sama kalau kamu menggunakan garam dapur yang dicampur dengan soda kue.
  • Tuangkan sekitar 1 liter air panas ke dalamnya.
  • Diamkan selama 8 jam atau semalaman. Cara ini lebih baik dilakukan di malam hari karena penggunaan WC biasanya jarang ketimbang di malam hari.
  • Siram dengan air untuk mendorong penyumbat yang telah hancur.
  • Ulangi hal di atas jika WC masih mampet.


5. Kawat

Mengatasi WC mampet tanpa disedot
Kawat gantungan baju yang keras bisa menyodok penyumbat via tokopedia.com

Jika memang penyumbatnya adalah benda-benda keras, kamu bisa menggunakan kawat. Biasanya, kawat yang digunakan adalah kawat gantungan baju karena cukup kuat dan keras. Cara menggunakannya cukup mudah.
  • Pertama-tama potong kawat gantungan baju, luruskan. Cara ini tidak perlu menunggu air surut.
  • Sodok-sodok lubang WC yang mampet.
  • Jika selesai, siramlah air.
  • Perlu diperhatikan, kawat bisa menggores porselen WC. Jadi, gunakan kawat berlapis plastik supaya tidak menggores porselen WC.

Itulah beberapa cara mengatasi WC mampet tanpa disedot. Semoga artikel ini bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel