Bosan Traveling Wisata yang Itu-Itu Saja? Tempat Wisata Pra Sejarah atau Purbakala Ini Wajib Kamu Kunjungi

6:00 PM
Advertisement

Advertisement

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala - Mungkin kamu sudah sering berkunjung ke tempat-tempat bersejarah saat liburan tiba. Baik itu ke candi, keraton atau istana raja, gua, gedung peninggalan masa penjajahan, dan lain-lain. Benar bukan? Nah, bagaimana kalau kamu mencoba mengunjungi tempat-tempat wisata pra sejarah atau purbakala juga? Dijamin seru!

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Situs megalitikum Gunung Padang via disparbud.jabarprov.go.id

Loh, lantas apa bedanya tempat bersejarah dengan pra sejarah? Nah, coba kamu buka kembali deh buku-buku pelajaran sejarah. Pra sejarah atau purbakala dengan sejarah itu berbeda ya guys. Sejarah adalah zaman di mana manusia sudah mengenal tulisan, sehingga kita bisa mengetahui ada apa saja yang terjadi pada masa itu, siapa saja tokohnya, dan lain-lain. Sedangkan pra sejarah adalah zaman di mana manusia belum mengenal tulisan, jadi yang tersisa hanyalah benda-benda peninggalan tanpa keterangan siapa yang membuatnya dan ada kejadian apa saja.

Nah, sudah jelas kan perbedaannya? Kalau kamu mencoba mengunjungi tempat-tempat wisata pra sejarah atau purbakala, dijamin sensasinya tidak kalah seru deh dengan tempat wisata bersejarah. Berikut Arimpi.Com sajikan beberapa tempat wisata pra sejarah atau purbakala yang wajib kamu kunjungi.


1. Situs Leang Leang di Maros, Sulawesi Selatan

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Komplek situs Leang Leang via kompas.com

Kalau kamu orang asli atau sering mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan, pasti sudah sering berwisata ke Benteng Fort Rotterdam atau Pelabuhan Poetere. Atau mungkin kamu juga sering ke Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang letaknya dekat Kota Maros, tak jauh dari Makassar? Padahal sebelum Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung ini, ada satu tempat wisata pra sejarah yang cukup menarik loh, yaitu Leang Leang. Hayo, sudah pernah dengar belum? Tempat wisata Leang Leang ini terletak sebelum Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Untuk masuk ke kawasan ini, kamu harus menempuh beberapa kilometer dari jalan utama.

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Salah satu lukisan yang terdapat di dalam gua via modifikasi.com

Leang Leang sebenarnya masih terletak di dalam wilayah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang berada di Pegunungan Karst, tepatnya di daerah Maros Pangket. Pegunungan Karst ini diperkirakan sudah berumur ribuan tahun dan diakui sebagai kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah Guangzhou di China. Dengan luas area sebesar 43.750 hektar, wilayah ini memiliki 286 gua dengan lebih dari 30 gua pra sejarah. Cobalah kamu masuk ke dalam salah satu gua tersebut, maka kamu bisa melihat lukisan tangan dan hewan yang didominasi warna merah dan putih di dinding guanya. Diperkirakan lukisan ini sudah berusia sekitar 40.000 tahun. Selain gua, kamu juga akan menemukan berbagai artefak dan kulit kerang. Penasaran? Datangi saja ya, guys.


2. Situs Megalitikum Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat

Situs megalitikum Gunung Padang via disparbud.jabarprov.go.id

Tempat wisata prasejarah yang dapat kamu kunjungi lainnya adalah situs megalitikum yang berada di Jawa Barat, tepatnya berada di Dusun Gunung Padang dan Panggulan, Desa Karya Mukti Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Konon katanya, Situs Megalitikum Gunung Padang ini adalah sebuah kawasan purbakala yang terbesar di Asia Tenggara dengan luas sekitar 900 meter persegi dan berada di ketinggian 885 mdpl.

Di sini kamu akan menemukan bebatuan kuno yang berserakan. Bahkan, batuan di sini diperkirakan lebih tua usianya dari piramida Giza yang ada di Mesir sana, karena situs ini diperkirakan berusia 5200 SM. Situs purbakala ini ditemukan pertama kali oleh NJ. Krom pada tahun 1914 dengan nama situs Gunung Padang. Namun, hal tersebut masih belum ditemukan kebenarannya hingga kini.


3. Situs Beto Labeng “Batu pintu” di Bondowoso, Jawa Timur

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Beto Labeng atau yang disebut Batu Pintu via phinemo.com

Kalau kamu pergi ke Bondowoso atau mungkin memang orang asli sana, cobalah kamu kunjungi salah satu peninggalan kebudayaan megalitikum yang sampai sekarang masih berdiri kokoh di Bondowoso, tepatnya di Desa Wringin. Di sana terdapat Batu Labeng atau batu pintu, karena sepintas terlihat mirip seperti pintu raksasa. Untuk mengunjunginya, kamu cukup menggunakan bus, dan akan diturunkan di jalan menuju ke situs tersebut. Setelah itu, kamu harus menempuh setengah kilometer dengan berjalan kaki.

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Batu Solor, Stonehenge-nya Indonesia via 101dunia.com

Tak hanya Batu Labeng saja, Bondowoso juga menyimpan situs-situs pra sejarah lainnya juga loh. Seperti Situs Pekauman yang terletak di Desa Grujugan. Di sini kamu bisa melihat banyak sekali peninggalan purbakala seperti sarkofagus, pondasi rumah batu, batu kenong, dan menhir yang biasa masyarakat sekitar menyebutnya dengan Beto Nyai. Selain itu, ada juga Situs Glingseran, Situs Pujer, Situs Lombok, dan Batu Solor. Batu Solor atau batu bersusun ini mirip dengan Stonehenge yang ada di Inggris sana.


4. Situs Purbakala Cipari di Kuningan, Jawa Barat

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Komplek wisata purbakala Cipari via blogdetik.com

Masih di Pulau Jawa, tempat wisata pra sejarah lainnya bisa kamu temukan di Kampung Cipari, Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dan berada di ketinggian 661 mdpl. Situs ini tepat berada di kaki Gunung Ciremai dan berjarak sekitar 4 kilometer dari pusat Kota Kuningan. Kemungkinan, Situs Purbakala Cipari adalah situs peninggalan berupa sebuah pemukiman purbakala dengan karakateristik peninggalan khas bangunan megalitiknya, seperti kubur batu dan menhir.

Situs Purbakala Cipari mulai dikenal pada tahun 1972 dengan ditemukannya sebuah peti kubur batu atau sarkofagus yang merupakan ciri dari kebudayaan pada masa pra sejarah. Situs Cipari ini diperkirakan sudah berusia sekitar tahun 1000 SM hingga 500 SM atau pada awal masa Perundagian dan di akhir masa Neolitikum. Penelitian selanjutnya ditemukan perunggu, perkakas dapur, gerabah, dan bekas-bekas pondasi bangunan.


5. Situs Purbakala Sangiran, Jawa Tengah

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Gerbang masuk menuju museum via wikipedia.com

Sangiran adalah salah satu situs purbakala di Indonesia yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1996. Sangiran juga merupakan salah satu situs paling penting untuk mempelajari fosil-fosil manusia pada masa pra sejarah atau purbakala. Situs Sangiran masuk dalam wilayah dua Kabupaten yaitu Sragen dan Karanganyar.

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Suasana di dalam museum via nationalgeographic.co.id

Situs yang memiliki lahan seluas 56 kilometer persegi ini juga dilengkapi dengan museum. Museum tersebut memiliki koleksi sekitar 13.809 fosil manusia purba. Selain itu, Museum Sangiran juga mengoleksi fosil hewan, tumbuhan, dan peralatan batu pada masa purbakala. Kamu cukup membayar Rp 5.000 saja untuk tiket masuk ke museum. Cukup terjangkau bukan dengan berbagai ilmu yang berada di dalamnya?


6. Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Tengah

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Beberapa patung pahatan yang terdapat di Taman Nasional Lore Lindu via backpackerindonesia.com

Taman Nasional Lore Lindu yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Palu, Sulawesi Tengah ini memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan taman nasional lainnya di Indonesia. Taman Nasional ini tidak hanya menjadi rumah dan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna saja. Namun, di dalamnya juga terdapat situs peninggalan megalitikum berupa patung-patung batu yang mirip dengan patung yang ada di pulau Paskah.

Kalau kamu masuk ke dalam kawasan Lembah Napu, Besoa, dan Bada, kamu akan menemukan banyak sekali batu megalitik yang jumlahnya hampir ribuan. Beberapa di antaranya bahkan dipahat menjadi semacam patung batu. Ukuran batunya pun bervariasi, mulai dari 1 hingga 4 meter. Para ilmuwan memperkirakan bahwa batuan megalitikum yang berada di Taman Nasional Lore Lindu ini berusia sekitar 3.000 SM.

Tempat wisata pra sejarah atau purbakala
Kalamba dan Tutu'na via wisatasulawesi

Selain patung batu, ada juga peninggalan lainnya seperti Kalamba, yakni sebuah bentuk megalit yang menyerupai sebuah jambangan besar. Kemungkinan benda ini digunakan sebagai tempat untuk persediaan air, atau juga untuk tempat menaruh mayat pada upacara penguburan. Selain itu juga ada Tutu'na, yakni piringan-piringan dari batu, yang kemungkinan besar digunakan sebagai penutup Kalamba.


Itulah beberapa tempat wisata pra sejarah atau purbakala yang wajib kamu kunjungi. Selain bisa refreshing, kamu juga bisa menambah ilmu tentang masa pra sejarah juga loh kalau mengunjungi tempat-tempat itu. Semoga artikel ini bermanfaat.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Menarik Lainnya

Loading...
« Next
Prev Post
Previous »
Next Post

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan relevan dengan artikel, juga tidak mengandung unsur SARA, kebohongan, provokasi, link aktif, serta pornografi. Jika ada yang melanggar akan segera dihapus. Terima kasih.

Pasang Iklan